THE PENALTY FOR THE CORRUPTOR IN THE SOCIOLOGICAL PERSFEKTIF

Main Article Content

Syamsul Haling

Abstract

Sociological perfective in the many offer social sanctions can be applied in corrupt behavior result. The idea of social sanctions was proposed as a reaction against the growing number of corrupt behavior difficult resolved only through national and international legal instruments. It is time the exact type of sanctions was found to tackle corrupt behavior that are already classified as extraordinary crimes. Some ideas proposed as social sanctions to eradicate corrupt behavior i.e. criminal sanctions established on the basis of social stratification,  hint herself and family corruptor, no corpse prayer corruptor before is no guarantee of the financial returns of the State by the family of the perpetrator, serving in the corruptor's face television and penalties for disseminating the corruptor after death and as sanctions ultimatum remedied every corruptor will be charged all his deeds before God after death.

Article Details

How to Cite
Haling, S. (2016, November 30). THE PENALTY FOR THE CORRUPTOR IN THE SOCIOLOGICAL PERSFEKTIF. Indonesia Prime, 1(1), 85-92. https://doi.org/https://doi.org/10.29209/id.v1i1.9
Section
Articles

References

Anonim, 2006. Jihad Melawan Korupsi, KOMPAS, Jakarta.

Achmad Ali, 1999. Meluruskan Reformasi Hukum, IBLAM.

Alatas, Syed Hussein, 1999. Corruption and the Destiny of Asia, Prenctice Hall (M) Sdn. Bhd. Simon & Schuster (Asia) Pte.Ltd.

Anwary, S. 2000. Quo Vadis Pemberantasan Korupsi di Indonesia, Studi Kasus Tindak Pidana Korupsi dan Strategi Pemberantasannya, Bunga Rampai Amanat Rakyat, Edisi III, ISEPS, Jakarta.

Andi Zainal Abidin Farid, 1995. Hukum Pidana I, Sinar Grafika, Jakarta.

Alatas, S.H. 1987. Korupsi, Sifat, dan Fungsi, LP3S, Jakarta.

Ashiddiqie, Jimly, 2006. Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Jakarta.

Bruggink, J.J.H., 1999. Refleksi Tentang Hukum, Alih Bahasa Arief Sidharta, S.H. Penerbit, Citra Aditya Bhakti, Bandung.

Habermas, Jurgen, 2004. Krisis Legitimasi, Qalam, Cet.Pertama, Juli, Yogyakarta.

Jazim Hamidi,1999. Penerapan Asas-Asas Umum Penyelenggara Pemerintahan yang Layak Di Lingkungan Peradilan Adminsitrasi Indonesia, Upaya Menuju” Dean And Stable Govemment”, Penerbit PT. Citra Aditya Bakti, Bandung.

________________, 2005. Hermeneutika Hukum : Teori Penemuan Hukum Baru Dengan Interpretasi Teks, UII Press, Yogyakarta

Klitgaard, Robert, dkk. 2002. Penuntun Pemberantasan Korupsi dalam Pemerintahah Daerah,Alih Bahasa Masri Maris, Yayasan Obor Indonesia & Partnership for Governance Reform in Indonesia, Jakarat.

______________, 1998. Membasmi Korupsi, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Lamintang, P.A.F., 1984. Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia, Sinar Harapan, Bandung.

Lili Rasyidi dan I.B. Wyasa Putra, 1993. Hukum Sebagai Suatu Sistem, Penerbit, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

_______________, 1993. Filsafat Hukum, Apakah Hukum itu?, Cet. Keenam, Penerbit, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 1993.

Maria Puch, dkk. 1993. Coping with Corruption in a Borderless World, Proceeding of the Fifth International Anti-Corruption Conference, Kluwer law and Taxation Publishers, Devender, Boston.

Marzuki, Laica, H.M. 2006. Berjalan-Jalan di Ranah Hukum: Pikiran Lepas, Buku Kesatu, Sekretariat Jenderal dan Kepanitraan Mahkamah Konstitusi, Jakarta.

________________, 2008. Dari ke Barat Memandu Hukum: Pemikiran Hukum Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. H.M. Laica Marzuki, S.H., Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Jakarta.

McWalters, SC., IAN, 2006. Memerangi Korupsi. Sebuah Peta Jalan untuk Indonesia, PT. Temprina Media Grafika, Surabaya.

Muladi dan Bardawi, 1998. Teori Teori dan Kebijakan Pidana, Edisi Revisi, PT. Alumni, Bandung.

Romli Atmasasmita, 2001. Reformasi Hukum, Hak Asasi Manusia dan Penegakan Hukum, Editor Aman Sembiring dan Agus Takariawan, Penerbit CV. Mandar Maju, Bandung.

________________, 2003. Pengantar Hukum Kejahatan Bisnis, Edisi Pertama, Kencana, Bogor.

Samford, Charles,1989. The Disorder of Law A Critique of Legal Theory, Saduran Achmad Ali, Makassar2000.

Satjipto Rahardjo, 2002. Sosiologi Hukum, Perkembangan, Metode dan Pilihan Masalah, Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

_______________, t.th. Masalah Penegakan Hukum, Suatu Tinjauan Sosiologis, Sinar Baru, Bandung
.
Seno Adjie, Indriyanto, 2006. Korupsi: Kebijakan Aparatur Negara dan Hukum Pidana, CV. Aditya Media, Jakarta

Soetandyo Wognjosoebroto, 2002. Hukum, Paradigma, Metode dan Dinamikanya, Cet. Pertama, Huma dan ELSAM,Jakarta.

Schaffmenister, D. dkk.,1995. Hukum Pidana, Editor Penerjemah Prof.Dr.J.E. Sahetapy, SH.M.A. , Konsorsium Ilmu Hukum Departemen P & K, Edisi Pertama, Cet.ke-1, Yogyakarta .

Sholehuddin, M. 2003. Sistem Sanksi Dalam Hukum Pidana: Ide Dasar Doble Track System dan Implementasinya, PT. RajaGrafindo, Jakarta, 2003, hal. 185-224.

Syamsul Anwar, dkk, 2006. Fikih Antikorupsi, Cet.I. Pusat Studi Agama dan Peradiban (PSAP), Jakarta.